Survey

Masyarakat Puas dengan Proses Vaksinasi Covid-19. Tapi, Masih Banyak PR. Ini Hasil Surveinya!

Hampir setiap hari, ada aja ya berita tentang vaksin dan vaksinasi Covid-19. Mulai dari daerah-daerah yang kekurangan vaksin, masyarakat yang antri tapi gak kebagian, sampai rencana mau ada vaksin yang berbayar (sampai berkali-kali!).

Tapi sebenarnya, gimana sih pendapat masyarakat tentang vaksinasi Covid-19 itu? 

Bulan Agustus lalu, kami bikin survei bareng KawalCovid19 dan Katadata Insight Center. Tujuannya untuk cari tahu pandangan masyarakat tentang vaksinasi Covid-19. 

Kami tanya banyak hal ke responden, mulai dari pengetahuan masyarakat tentang vaksin, persepsi mereka, serta perilaku mereka setelah divaksin.

Survei ini disebarkan 6-21 Agustus 2021 secara online ke seluruh Indonesia, dengan melibatkan 8.299 responden menggunakan metode convenience sampling. Respondennya pun beragam jenis kelamin, dan juga datang dari berbagai daerah di Indonesia. 

Hasil surveinya kemudian kami bagi ke dalam tiga topik besar: 1) keinginan masyarakat untuk divaksin dan sumber informasi mereka; 2) pengalaman vaksinasi masyarakat, dan (3) pendapat mereka tentang vaksinasi berbayar. 

Berdasarkan hasil survei, ternyata 8 dari 10 responden sudah divaksin. Alasan utama mereka adalah karena vaksinasi merupakan tanggung jawab sebagai warga negara, dan ingin melindungi keluarga mereka. 

Walaupun begitu, masih ada yang ingin divaksin tapi belum kebagian. Kebanyakan karena merasa repot mendapatkan vaksin. Mereka juga ingin mendapatkan informasi lebih banyak dari RT/RW tempat mereka tinggal.

Hasil lainnya yang menarik dari survei ini adalah kepuasan responden terhadap proses vaksinasi yang tinggi. Sekitar 87,2% responden merasa puas dengan proses vaksinasi mereka. Kalaupun nggak puas, biasanya karena mereka merasa tempat vaksinasi antreannya terlalu panjang dan terlalu ramai, atau mereka gak kebagian vaksin setelah mengantre. 

Dan yang terakhir (dan sebenarnya nggak mengejutkan), 7 dari 10 responden survei nggak setuju dengan adanya skema vaksinasi yang berbayar. Mereka menganggap di masa darurat ini, vaksin adalah hak warga, sehingga skema yang berbayar bisa jadi gak adil buat mereka yang tidak mampu secara finansial.

Masih ada banyak lagi temuan-temuan menarik di survei ini, loh. Mulai dari pihak yang paling dipercaya oleh kelompok umur, vaksinasi ketiga, sampai alasan masyarakat yang setuju dengan skema vaksin berbayar.

Kalau mau tahu lebih lanjut, yuk cek hasil surveinya di file PDF di sini, ya!

Written by
Arief Aziz
September 30, 2021 5:12 am